Kali ini saya akan membahas tempat wisata di Hiroshima, Jepang.
Siapa yang tidak kenal dengan kota Hiroshima yang pernah di jatuhkan bom atom oleh Amerika, kota ini tidak asing lagi bagi para pecinta sejarah. Kota ini dulunya sebagai pusat bisnis dan politik, dan dijatuhi bom atom oleh Amerika pada tahun 1945.
Kini Kota ini sudah kembali seperti dulu lagi, urat nadi kehidupan sudah kembali menggeliat lagi, dan sekarang kota ini menjadi salah satu destinasi wisata Jepang yang wajib dikunjungi.
Hiroshima - Hiroshima Peace Memorial Park adalah tempat bersejarah bagi bangsa Jepang. Hari ini tepat 67 Tahun lalu, AS menjatuhkan bom atom di tempat tersebut dan menggoreskan cerita kelam. Banyak kisah yang mengetuk hati Anda di sana.
Pada tanggal 6 Agustus 1945, AS menjatuhkan bom atom ke Kota Hiroshima yang juga menjadi awal mula berakhirnya Perang Dunia II. Ironisnya, lebih dari 100.000 jiwa tak berdosa meninggal dan mengalami penderitaan yang luar biasa.
Untuk mengenang dan menghormati korban-korban tersebut, didirikanlah Hiroshima Peace Memorial Park. Anda dapat melihat kisah-kisah sebelum, ketika dan setelah bom atom dijatuhkan di taman ini. Ada juga reruntuhan dan sisa-sisa peninggalan korban yang tersimpan rapi di dalam museumnya.
Menurut situs Japan Guide yang dikunjungi detikTravel, Senin (6/8/2012), taman ini terletak di tengah delta Sungai Ota dan memiliki banyak bangunan-bangunan bersejarah di dalamnya. Taman seluas 120.000 meter persegi ini hanya mengenakan tiket masuk seharga 50 Yen atau sekitar Rp 6.000 saja.
Ada banyak bangunan bersejarah di Hiroshima Peace Memorial Park. Beberapa bangunan tersebut adalah museum, monumen, taman, dan reruntuhan bangunan dari masa silam. Suasana taman yang hijau dan asri akan menemani Anda saat menjelajahi tempat ini.
Banyak kisah pilu dan foto-foto para korban yang tak berdosa di sana. Tak hanya cerita, ada juga peninggalan barang-barang milik korban seperti jam tangan.
Puas mengelilingi museum, monumen dan bangunan lainnya menunggu Anda. Ada Monumen Perdamaian Anak yang menggambarkan seorang anak sambil membopong origami berbentuk burung bangau raksasa. memegang lipatan kertas (origami) berbentuk bangau. Monumen ini menggambarkan seorang anak yang bernama Sasaki Sadako, yang menjadi korban radiasi bom atom.
Sadako berjuang untuk hidup hingga 12 tahun sebelum akhirnya meninggal akibat leukimia. Selama masa penyembuhan, dirinya percaya akan sembuh dengan membuat 1.000 origami yang berbentuk burung bangau. Burung bangau merupakan salah satu mahluk yang disucikan di Jepang. Apa daya, ajal pun menjemput Sodako. Saat Anda melihat monumen ini dari dekat, ada banyak origami berbentuk burung bangua yang menghiasi monumennya.
Selain itu, ada juga A-Bomb Dome yaitu sisa bangunan yang masih berdiri hingga sekarang. Bangunan ini memiliki ciri kuba yang khas dengan struktur bangunan yang masih utuh. Pada tahun 1966, UNESCO menetapkan bangunan ini sebagai salah satu warisan dunia.
Beberapa bangunan lainnya adalah Tugu Perdamaian yang berbentuk seperti gelombang dan menjadi tempat berdoa untuk para korban, Gerbang Perdamaian yang terdiri dari enam gerbang dengan kata damai dari 49 bahasa, Lonceng Perdamaian, dan lain-lain.
Jika Anda mengunjungi taman ini tiap tanggal 6 Agustus, maka ada banyak acara yang dapat Anda lihat dan abadikan di sana. Ada acara berdoa bersama hingga upacara lentera untuk mengenang dan mendoakan para korban.
Siapa yang tidak kenal dengan kota Hiroshima yang pernah di jatuhkan bom atom oleh Amerika, kota ini tidak asing lagi bagi para pecinta sejarah. Kota ini dulunya sebagai pusat bisnis dan politik, dan dijatuhi bom atom oleh Amerika pada tahun 1945.
Kini Kota ini sudah kembali seperti dulu lagi, urat nadi kehidupan sudah kembali menggeliat lagi, dan sekarang kota ini menjadi salah satu destinasi wisata Jepang yang wajib dikunjungi.
Hiroshima - Hiroshima Peace Memorial Park adalah tempat bersejarah bagi bangsa Jepang. Hari ini tepat 67 Tahun lalu, AS menjatuhkan bom atom di tempat tersebut dan menggoreskan cerita kelam. Banyak kisah yang mengetuk hati Anda di sana.
Pada tanggal 6 Agustus 1945, AS menjatuhkan bom atom ke Kota Hiroshima yang juga menjadi awal mula berakhirnya Perang Dunia II. Ironisnya, lebih dari 100.000 jiwa tak berdosa meninggal dan mengalami penderitaan yang luar biasa.
Untuk mengenang dan menghormati korban-korban tersebut, didirikanlah Hiroshima Peace Memorial Park. Anda dapat melihat kisah-kisah sebelum, ketika dan setelah bom atom dijatuhkan di taman ini. Ada juga reruntuhan dan sisa-sisa peninggalan korban yang tersimpan rapi di dalam museumnya.
Menurut situs Japan Guide yang dikunjungi detikTravel, Senin (6/8/2012), taman ini terletak di tengah delta Sungai Ota dan memiliki banyak bangunan-bangunan bersejarah di dalamnya. Taman seluas 120.000 meter persegi ini hanya mengenakan tiket masuk seharga 50 Yen atau sekitar Rp 6.000 saja.
Ada banyak bangunan bersejarah di Hiroshima Peace Memorial Park. Beberapa bangunan tersebut adalah museum, monumen, taman, dan reruntuhan bangunan dari masa silam. Suasana taman yang hijau dan asri akan menemani Anda saat menjelajahi tempat ini.
Banyak kisah pilu dan foto-foto para korban yang tak berdosa di sana. Tak hanya cerita, ada juga peninggalan barang-barang milik korban seperti jam tangan.
Puas mengelilingi museum, monumen dan bangunan lainnya menunggu Anda. Ada Monumen Perdamaian Anak yang menggambarkan seorang anak sambil membopong origami berbentuk burung bangau raksasa. memegang lipatan kertas (origami) berbentuk bangau. Monumen ini menggambarkan seorang anak yang bernama Sasaki Sadako, yang menjadi korban radiasi bom atom.
Sadako berjuang untuk hidup hingga 12 tahun sebelum akhirnya meninggal akibat leukimia. Selama masa penyembuhan, dirinya percaya akan sembuh dengan membuat 1.000 origami yang berbentuk burung bangau. Burung bangau merupakan salah satu mahluk yang disucikan di Jepang. Apa daya, ajal pun menjemput Sodako. Saat Anda melihat monumen ini dari dekat, ada banyak origami berbentuk burung bangua yang menghiasi monumennya.
Selain itu, ada juga A-Bomb Dome yaitu sisa bangunan yang masih berdiri hingga sekarang. Bangunan ini memiliki ciri kuba yang khas dengan struktur bangunan yang masih utuh. Pada tahun 1966, UNESCO menetapkan bangunan ini sebagai salah satu warisan dunia.
Beberapa bangunan lainnya adalah Tugu Perdamaian yang berbentuk seperti gelombang dan menjadi tempat berdoa untuk para korban, Gerbang Perdamaian yang terdiri dari enam gerbang dengan kata damai dari 49 bahasa, Lonceng Perdamaian, dan lain-lain.
Jika Anda mengunjungi taman ini tiap tanggal 6 Agustus, maka ada banyak acara yang dapat Anda lihat dan abadikan di sana. Ada acara berdoa bersama hingga upacara lentera untuk mengenang dan mendoakan para korban.



4 komentar:
Wow, keren makasih min, 日本へ行ったら、広島へ行きたい。
Info yang bermanfaat, mantap
wah sangat menarik artikel nya, saya cari di blog lain tidak ada. semangat author! 💖 💖 💖
Hmm gitu ya. okedech
Posting Komentar